Murid SD yang beragama Islam se-Kota Pangkalpinang diharuskan memiliki sertifikat tuntas buta aksara Al-Qur'an dari TPA atau TPSA, jika ingin menyambung ke SLTP Negeri
Wakil Walikota Pangkalpinang Tri Atmadja di Pangkalpinang Minggu, (25/02) menjelaskan, seritifikat tuntas buta aksara Al-Qur'an itu sebagai program Pemerintah Kota Pangkalpinang yang sudah selesai dilakukan akhir 2006 lalu.
"Jadi kini tidak seorang pun nantinya siswa SLTP yang beragama Islam di Kota Pangkalpinang tidak memiliki kemampuan baca dan tulis Al-Qur'an," ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagai daerah yang memiliki latar belakang sosial dan budaya melayu, tidak bisa lepas dengan agama Islam, maka daerah Kota Pangkalpinang khususnya, Propinsi Kepulauan Bangka Belitung umunya, harus menanamkan nilai-nilaiagama sejak dini.
Kepada generasi muda khususnya kepada setiap murid-murid SD yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa harus memiliki kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dan Iman-Taqwa (Imtaq) yang tinggi
"Pemerintah Kota Pangkalpinang tidak akan main-main dan tidak akan mengizinkan seorang murid SD beragama Islam yang ingin menyembung ke SLTPN, namu tidak memiliki sertifikat tuntas buta aksara Al-Qur'an," ujarnya.
Dengan program itu budaya melayu dan nilai-nilai ke-Islaman dapat dilestarikan dan tidak tergilas kemajuan zaman ditengan situasi masyarakat yang heterogin (majemuk) di Propinsi Bangka Belitung yang rawan mengalami peleburan budaya.
"Setidaknya dengan pandai membaca Al-Qur'an, akan dapat ia gunakan bagi dirinya sendiri dan keluarganya di tahun-tahun mendatang, serta lebih menambah keimanannya kepada Allah SWT," ujar Tri Atmadja.
Selasa, 27 Februari 2007
Wajib Punya Sertifikat Tuntas Buta Aksara Al-Quran
Oleh Admin Komunitas Jam 09.43.00
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar