Universitas Columbia mengatakan tetap menyediakan forum bagi pidato Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. Sebelum ini, pemerintah AS keberatan
Meski ada protes dari para pejabat Amerika dan kelompok-kelompok hak asasi (HAM). Ahmadinejad direncanakan akan tetap berbicara di Universitas itu hari Senin depan saat berada di New York. Presiden Iran ini juga direncanakan akan menjawab pertanyaan dari hadirin.
Ahmadinejad hadir di Amerika dalam rangka berpidato di Majelis Umum PBB. Sebelum ini, juru bicara Dewan Kota New York Christine Quinn mengatakan, Columbia seyogyanya menarik kembali undangan kepada pemimpin Iran itu.
Dia menuduh, Ahmadinejad ingin menyebarluaskan apa yang dia sebut “kampanye tajam dalam menghasut kebencian” di panggung dunia. Kelompok-kelompok Yahudi juga keberatan dengan kahadiran Ahmadinejad.
Sementara itu duta organisasi Yahudi, Israel's United Nations Dan Gillerman mengatakan, kehadiran Ahmadinejad di bekas reruntuhan WTC ibarat Hitler ke Auschwitz. Auschwitz merupakan salah satu kamp konsentrasi yang diyakini kaum Yahudi sebagai tempat pembunuhan peristiwa Holocoust di Nazi Jerman.
Sebelum ini, Ahmadinajad juga dilarang berkunjung ke lokasi reruntuhan WTC. Permintaan-permintaan bagi Presiden Iran untuk mengunjungi lokasi itu juga akan ditolak NYPD atas alasan keamanan. Mantan Walikota New York dari Partai Republik Rudy Giuliani juga menentang kunjungan seperti itu.
Ahmadinejad pernah menyebut Holocaust, di mana kisah jutaan Yahudi yang dibunuh di masa Nazi sebagai mitos. Dia juga pernah menyampaikan statemen yang membuat marah organisasi Yahudi, dengan mengatakan, Israel seyogyanya dihapus dari peta dunia.
Namun rektor Columbia mengatakan, penampilan itu merupakan bagian dari tradisi lama universitas itu dalam mendorong perdebatan yang sehat. www.hidayatullah.com
Meski ada protes dari para pejabat Amerika dan kelompok-kelompok hak asasi (HAM). Ahmadinejad direncanakan akan tetap berbicara di Universitas itu hari Senin depan saat berada di New York. Presiden Iran ini juga direncanakan akan menjawab pertanyaan dari hadirin.
Ahmadinejad hadir di Amerika dalam rangka berpidato di Majelis Umum PBB. Sebelum ini, juru bicara Dewan Kota New York Christine Quinn mengatakan, Columbia seyogyanya menarik kembali undangan kepada pemimpin Iran itu.
Dia menuduh, Ahmadinejad ingin menyebarluaskan apa yang dia sebut “kampanye tajam dalam menghasut kebencian” di panggung dunia. Kelompok-kelompok Yahudi juga keberatan dengan kahadiran Ahmadinejad.
Sementara itu duta organisasi Yahudi, Israel's United Nations Dan Gillerman mengatakan, kehadiran Ahmadinejad di bekas reruntuhan WTC ibarat Hitler ke Auschwitz. Auschwitz merupakan salah satu kamp konsentrasi yang diyakini kaum Yahudi sebagai tempat pembunuhan peristiwa Holocoust di Nazi Jerman.
Sebelum ini, Ahmadinajad juga dilarang berkunjung ke lokasi reruntuhan WTC. Permintaan-permintaan bagi Presiden Iran untuk mengunjungi lokasi itu juga akan ditolak NYPD atas alasan keamanan. Mantan Walikota New York dari Partai Republik Rudy Giuliani juga menentang kunjungan seperti itu.
Ahmadinejad pernah menyebut Holocaust, di mana kisah jutaan Yahudi yang dibunuh di masa Nazi sebagai mitos. Dia juga pernah menyampaikan statemen yang membuat marah organisasi Yahudi, dengan mengatakan, Israel seyogyanya dihapus dari peta dunia.
Namun rektor Columbia mengatakan, penampilan itu merupakan bagian dari tradisi lama universitas itu dalam mendorong perdebatan yang sehat. www.hidayatullah.com







Tidak ada komentar:
Posting Komentar